SSE pajak

Serba-Serbi SSE Pajak yang Perlu Anda Ketahui, Simak Ulasannya!

Jika dahulu banyak orang lebih mengenal SSP (Surat Setoran Pajak) sebagai media pembayaran pajak, maka saat ini telah berubah menjadi SSE pajak. SSE (Surat Setoran Elektronik) adalah pajak yang hukumnya wajib dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia. Perubabahan aturan SSP menjadi SSE diberlakukan sejak 1 Januari 2016 yang lalu.

 

Banyak kemudahan yang didapatkan dari SSE pajak ini. Salah satu kemudahakn yang dapat dirasakan oleh masyarakat adalah sistem pembayaran pajak yang dapat dilakukan melalui online. Namun, jika Anda tidak tertarik melakukannya secara online, Anda masih dapat mengurus pajak ini dibantu oleh biller Direktorat Jenderal Pajak untuk diadministrasikan dan diterbitkan sistem billing.

 

SSE pajak juga sudah mengalami beberapa kali tahap perkembangan. Salah satu perkembangannya, Direktorat Jenderal Pajak yang telah menyediakan berbagai aplikasi untuk dapat membuat kode ID billing, antara lain:

  • SSE Pajak 1, merupakan versi pertama dari aplikasi surat setoran elektronik (e-Billing)
  • SSE Pajak 2, merupakan perkembangan SSE pajak 1 yang berbentuk sistem pembayaran pajak terintegrasi dengan DJP online
  • SSE pajak 3, merupakan versi alternatif karena dibuat untuk memberikan back up jika SSE 1 dan SSE 2 menemui kendala. Selain itu, di SSE pajak 3, Anda dapat membua ID billing code untuk NPWP lain dan juga ID Billing Code tanpa NPWP

 

Serba-Serbi SSE Pajak yang Perlu Anda Ketahui, Simak Ulasannya!

Cara Membayar  SSE Pajak Online

Setiap orang wajib pajak harus melakukan registrasi terlebih dahulu, baik secara pribadi maupun melalui badan usaha. Orang wajib pajak bisa langsung mengakses situs SSE pajak tanpa harus datang ke Kantor Pelayanan Pajak. Intinya, pembayaran SSE Pajak Online adalah membuat ID billing kemudian melakukan pembayaran online. Jadi, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat akun pada aplikasi SSE pajak, lalu membuat ID billing, kemudian membayar pajak. Anda harus memastikan bahwa Anda mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN). NTPN merupakan bukti bahwa Anda telah membayar pajak.

Baca Juga :  D-Bank, Rasa Baru Internet Banking Danamon

 

SSE pajak

 

 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat membuat ID billing, yaitu dengan melalui SSE versi 2 pada DJP online, melalui teller beberapa bank (BNI, BRI, Mandiri, BCA, Citybank, serta Kantor Pos Indonesia), melalui internet banking, melalui kring pajak 1500200 (namun hanya diperuntukkan untuk wajib pajak pribadi), dan memalui layanan ID billig di KPP/ KP3KP. Setelah proses pembuatan ID billing selesai dilakukan, proses selanjutnya adalah membayar pajak. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membayar pajak, antara lain melalui ATM, internet atau mobile banking, fitur bayar pajak online bagi nasabah BNI dan CIMB Niaga, atau melalui agen branchless banking.

 

sse pajak online

 

Jika dalam proses pembuatan hingga pembayaran Anda menemukan beberapa kendala umum, maka Anda perlu tetap tenang dan tidak panik. Sebab, ada kendala umum yang kerap ditemui pada SSE pajak, seperti wajib pajak yang tak dapat menjangkau aplikasi surat setoran elektronik dengan keterangan SSE pajak tidak bisa login ataupun eror. Beberapa hal yang menyebabkan hal tersebut terjadi, antara lain penyumbatan server, nomor surat (SK) dan nomor objek pajak (NOP) tidak sesuai, salah input NPWP, serta jenis KAP dan KJS tidak terdaftar di DJP.

 

Jika Anda menemui kendala tersebut, Anda dapat menghubungi kring pajak melalui nomor 1500200 atau menyampaikan pertanyaan dan keluhan melalui email informasi@pajak.go.id atau pengaduan@pajak.go.id. Mari menjadi warga Negara yang baik dengan taat membayar pajak!

About the author