kelebihan dan kekurangan kompor tanam

Cermati Kelebihan dan Kekurangan Kompor Tanam agar Tidak salah Pilih Kompor

Kompor merupakan salah satu perangkat dapur yang primer. Dalam hal ini,semua orang membutuhkan kompor untuk peranti memasak dan memproduksi beragam makanan untuk kebutuhan sehari-hari. Ada yang bilang, kalau dapur mengepul, hidup tetap makmur. Nah, bagaimana mau mengepul kalau kompor saja tidak ada, iya bukan? Karena sangat vital untuk kehidupan rumah tangga, memilih kompor tentu tidak boleh asal.

Kadang, demi mengutamakan desain, orang cenderung memilih kompor tanam. Ada juga yang mementingkan kepraktisan, kemudian memilih kompor portabel. Jika kamu merupakan golongan yang pertama, kamu perlu cermati dulu beberapa kelebihan dan kekurangan kompor tanam. Tentunya, agar tidak salah pilih nantinya. Mau tahu apa keunggulan dan kekurangan kompor tanam. Yuk, simak uraian berikut.

Sebelum menelaah kelebihan dan kekurangan kompor tanam, alangkah lebih baiknya kita kenali dahulu, apa itu kompor tanam? Kenapa sekarang ini sangat populer di masyarakat?

Pada dasarnya, kompor tanam adalah kompor juga. Namun, desainnya dan tempatnya saja yang ditanamkan pada perangkat dapur lainnya, misal meja, lemari atau semacamnya. Karena ditanam, kompor ini juga memiliki desain mewah, elegan, dan membuat suasana memasak menjadi tidak membosankan tentunya.

Jenis kompor tanam sendiri ada yang induksi dan gas. Nah, untuk itu, dalam ulasan kelebihan ataupun kekurangan kompor tanam ini, kami akan membahas dua varian kompor tanam tersebut.

Kompor Tanam Induksi

kelebihan dan kekurangan kompor tanam

Kompor tanam induksi adalah kompor tanam dengan sumber utamanya adalah tenaga listrik. Dengan demikian, ada beberpa catatan mengenai kelebihan dan kekurangan yang perlu kalian ketahui.

Kelebihan

Kelebihan pertama dari kompor tanam induksi adalah desainnya yang ramping, flat, dan mewah jika dipandang. Kedua, kmu tidk perlu takut akan ledakan gas karena tenaga kompornya adalah listrik. Ketiga, fiturnya canggih dan lengkap. Dan terakhir, variasinya cukup banyak.

Baca Juga :  Pengalaman Mendengarkan Musik Terbaik dengan Speaker Aktif Polytron PAS 27

Kekurangan

Sementara itu, kekurangan kompor tanam induksi antara lain, pertama, membutuhkan daya listrik yang besar. Hai-hati boros listrik. Kedua, perabotan memasak harus datar karena tungkunya flat. Peralatan yang dapat digunakan tidak boleh sembarangan karena tungkunya bertenaga listrik. Terakhir, harganya sangat mahal.

Kompor Tanam Gas

kelebihan dan kekurangan kompor tanam

Kompor tanam gas sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kompor tanam induksi. Hanya saja, bahan bakar yang digunakan pada kompor ini adalah gas. Karena berbahan dasar gas, kompor ini punya kelebihan dan kekurangan sebagai berikut.

Kelebihan

Kelebihan kompor tanam gas, yang pertama tentunya adalah desainnya. Desain dan tata meja dapur akan terlihat lebh elegan dan mewah. Tentunya kamu juga gak akan melihat bentukan kompor gas yang besar yang kadang usang termakan usia. Kedua, pemakaiannya akan cenderung lebih aman karena dilengkapi dengan fitur yang dapat mendeteksi kebocoran gas. Kemudian, ketiga, model dari kompor gas tanam cukup banyak, ada yang berupa kompor gas tanam oven maupun model freestanding. Keempat, atau terakhir, kelebihan kompor gas tanam adalah berkurangnya risiko tersenggol atau jatuh karena tungkunya tertanam.

Sementara itu, kekurangan dari kompor gas tanam, yang pertama, harganya relatif mahal. Bahkan hingga tiga kali lipat kompor gas biasa. Kedua, karena kompor gas, material meja tanamnya harus dari material khusus. Ketiga, tidak praktis atau susah untuk dibawa atau dipindah-pindah. Terakhir, pemasangan kompor gas tanam lebih sulit dan memakan waktu yang lama.

Nah itu tadi ulasan mengenai kompor tanam induksi dan gas, serta ulasan kelebihan dan kekurangannya. Kalau kamu cermati lebih jauh, keduanya tetap memiliki kekurangan dan kelebihan pada faktor yang sama. Jadi, kalau kamu ingin memilih kompor tanam, kamu harus berani menerima kekurangannya ya. Selamat menimbang kembali.

Baca Juga :  Cara Membersihkan Mesin Cuci

 

About the author